Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel GGWP lainnya di IDN App
TODAK Bertransformasi dan Menjadi Official Gaming Chair dan Merchandis
Dwi Sasetyaningtyas mengunggah video membuka paket berisi paspor dan dokumen kewarganegaraan anak keduanya di instagram @sestyaningtyas (dok. Instagram/@sasetyaningtyas)

TODAK, brand gaming yang lahir di Malaysia dan dikenal melalui perjalanan kompetitifnya di dunia esports, kini memasuki fase transformasi strategis melalui TODAK 2.0.

Dalam dua tahun terakhir, melalui ekspansi ke Indonesia di bawah PT TODAK Nusantara Group yang dipimpin oleh Shinta W. Dhanuwardoyo sebagai Co-Founder dan Presiden Direktur, TODAK memperluas perannya dari tim esports menjadi platform esports lifestyle performance dengan ambisi global.

Memasuki fase baru ini, TODAK memposisikan diri sebagai Global First Esports Lifestyle Performance Brand (Brand Performa Lifestyle Esports Global Pertama) sebuah kategori yang mengintegrasikan performa kompetitif, identitas lifestyle, dan kekuatan komunitas dalam satu ekosistem terstruktur.

Transformasi ini menandai evolusi TODAK dari pengelolaan tim menjadi pembangunan ekosistem jangka panjang yang berfokus pada inovasi produk, kemitraan strategis, serta penguatan komunitas di tingkat regional dan global.

Identitas Visual Baru: Battle Scar

dok.pribadi/qatestingidn

Sebagai bagian dari fase baru ini, TODAK juga memperkenalkan identitas visual terbaru dengan elemen “Battle Scar” pada sirip logo.

Simbol ini merepresentasikan perjalanan TODAK, tantangan yang dihadapi, pelajaran yang dipetik, dan pertumbuhan yang terbentuk dari waktu ke waktu.

Battle Scar menjadi simbol ketangguhan dan evolusi, sekaligus mencerminkan kesiapan TODAK 2.0 untuk melangkah lebih kuat dalam bab berikutnya.

Sebagai bagian dari langkah strategis ini, TODAK secara resmi menghentikan operasional tim esports dan membubarkan roster kompetitif efektif per 1 Januari 2026.

Keputusan ini merupakan bagian dari reposisi jangka panjang untuk membangun fondasi ekosistem yang lebih berkelanjutan dan berdampak luas.

“TODAK dibangun dari semangat kompetitif dan komunitas. Memasuki era 2.0, kami tidak meninggalkan esports, kami memperluasnya. Fokus kami kini adalah membangun brand performance lifestyle yang lahir dari Asia Tenggara dan mampu bersaing di panggung global. Ini bukan akhir perjalanan, melainkan evolusi yang lebih besar dan berkelanjutan," ujar Azlan Zainal, Founder TODAK.

Kemitraan Resmi MPL Indonesia Selama Dua Musim

Cross Season 2. (dok. Prime Video)

Sebagai wujud komitmen berkelanjutan terhadap ekosistem esports Indonesia, TODAK 2.0 diumumkan sebagai Official Gaming Chair & Official Merchandise Partner untuk Mobile Legends: Bang Bang Professional League (MPL) Indonesia dan Mobile Legends: Bang Bang Development League (MDL) Indonesia selama dua musim kompetitif 2026.

● MPL Indonesia Season 17 (27 Maret – 14 Juni 2026)

● MPL Indonesia Season 18 (TBA)

● MDL Indonesia Season 13 (30 Maret – 7 Juni 2026)

● MDL Indonesia Season 14 (TBA)

“Keikutsertaan kami di MPL adalah bagian dari strategi jangka panjang TODAK 2.0 untuk tumbuh bersama ekosistem esports Indonesia. Kami ingin menghadirkan produk dan merchandise yang tidak hanya relevan secara lifestyle, tetapi juga mendukung performa kompetitif dengan standar kualitas global. MPL menjadi ruang kolaborasi bagi kami untuk terus berkembang dan berkontribusi secara nyata," ujar Shinta W. Dhanuwardoyo, Presiden Direktur/ Co-Founder, PT TODAK Nusantara Group

Kolaborasi ini mencakup integrasi gaming chair resmi TODAK di panggung kompetitif, pengembangan official merchandise MPL, serta rangkaian

Topics

Editorial Team

Editorandzar