Kena Hipnotis Flash Sale, Se-Worth It Apa Sih Fantech GP15?

Pernahkah kalian merasakan sebuah hasrat besar untuk membeli suatu produk saat diskon besar-besaran?Ā Well, hal ini pastinya pernah terjadi selama masa Steam Sale, bukan? Banyak game incaran yang berakhir dengan diskon masif, membuat air liur mengucur.
Di bulan Desember ini, kita melihat sebuah momenĀ flash sale menarik, dimana pada sekitar tanggal 12 Desember sebuah tanggal cantik 12.12 hadir. Tidak ingin melewatkan kesempatan ini, Fantech pun mengadakan diskon untuk lini produk mereka.
Namun, ada satu produk yang terlihat begitu menggiurkan. Fantech GP15, sebuahĀ controller yang umumnya dihargai dengan kisaran 230 ribu Rupiah langsung merosot menuju harga 99 ribu Rupiah. Tertarik, penulis pun membeli satu.
Jadi, se-worth it apa sih Fantech GP15 itu? Jawabannya tentu sudah tidak mengherankan lagi.
āGamepad bagus begini bisa segitu murahnya?ā

Dengan diskon yang begitu besar, pikiran rasanya seperti terkena genjutsuĀ sales OPPO. Bedanya, penulis kali ini mendapatkan sebuah produk yang benar-benar bagus. Dari dua pilihan yang ada, penulis pun berakhir dengan membawa pulang Fantech GP15.
Seri ini merupakan varian yang hadir dengan opsi d-pad dan analog yang bisa diganti sesuka hati. Namun, selebihnya, tidak ada bedanya dengan versi Lite.Ā So, letās move on.

Fantech GP15 hadir dengan segudang fitur menarik, sepertiĀ hall-effect untuk analog danĀ trigger hinggaĀ tombol belakang yang bisa diatur sesuka hati. Berkat teknologi yang diusung, analog yang digunakan pun bebas dariĀ circularity error yang bisa dilihat pada gambar di atas.
Tentunya, fitur favorit yang penulis berakhir gunakan terus adalahĀ trigger lock. Fitur yang mengubahĀ travel distance untukĀ trigger ini sangat membantu, kalian tidak perlu lagi menekan LT/RT atau L2/R2 secara dalam-dalam, GP15 secara ajaib mengubah trigger tersebut layaknya sebuah tombol biasa.
Selain itu pula,Ā build yang dihadirkan pun juga terasa cukup solid, tidak terasa bahwa sangĀ gamepad merupakan produk murahan. Tidak perlu juga kalian khawatir mengenai batere karena produk ini hanya menghadirkan opsi wired saja yang memang penulis cari saat ini.
Bagus, Namun Tidak Sempurna.

Sayangnya, Fantech GP15 tidaklah sempurna. Bagi sebagian konsumen, mereka mungkin akan lebih memilih untuk membayar lebih untuk mendapatkan fungsi wireless. Inilah kenapa GP15 tidak bisa sepopuler saudaranya WGP15.
Selain itu,Ā trigger yang digunakan oleh GP15 terkesan begitu loyo, seakan begitu mudah tertekan secara tidak sengaja. DS4 yang penulis gunakan sehari-hari pun hadir denganĀ trigger denganĀ feel yang lebih berat dan nyaman.
Terlepas dari isu ini, Fantech GP15 tetaplah sebuah produk yang bisa dibilangĀ worth it selama ada diskon yang tengah terjadi. Namun, jika kalian tidak keberatan membayar di harga normal, penulis lebih merekomendasikan untuk menambah sedikit lagi untuk WGP15.


















