Kiboy Beberkan Peran Marsha Dalam Tim Fnatic ONIC

Salah satu punggawa Fnatic ONIC, Kiboy ungkap peran Marsha dalam tim Fnatic ONIC di MPL ID S14.
Setelah pengumumanĀ roster Fnatic ONIC untuk MPL ID S14, penggemar MLBB dikejutkan dengan pengumuman lanjutan dariĀ rosterĀ tersebut.
Steven āMarshaā Kurniawan, pemain yang telah lama pensiun dariĀ sceneĀ kompetitif MLBB, dihadirkan kembali dan menjadi bagian dari tim Fnatic ONIC.
Tentunya hal ini cukup mengagetkan, sekaligus menghadirkan kegembiraan bagi pencinta scene profesional MLBB.
Setelah kabar tersebut diumumkan, kini banyak pertanyaan yang muncul mengenai peran Marsha dalam tim Fnatic ONIC.
Peran Marsha dalam tim Fnatic ONIC

Setelah menuntaskan pertandingan pertama di ESL Snapdragon Pro Series APAC Challange, pada Minggu (28/7), Kiboy menjawab pertanyaan dariĀ casterĀ mengenai peranan Marsha di dalam tim mereka.
Kiboy menyebutkan, bahwa ada banyak tugas dan peranan Marsha di dalam tim.
Total ada 4 tugas yang diemban sang pemain, yakni sebagai kapten, roamer, EXPĀ laner,Ā dan jugaĀ Mid lanerĀ secara bersamaan.
āKapten baru Marsha akan main sebagai roamer nantinya. Ketika kami butuh sosok Franco, nah dia akan main nanti. Saingan baru saya lah istilahnya.
Tapi dia bisa main di banyak role sih, seperti EXP, Mid, dan Roam. Ada tiga dia role-nya. Tinggal yang dibutuhkan saja,ā jelas Kiboy.
Biarpun jawaban Kiboy masih belum bisa dipastikan kebenarannya, hal tersebut tetap menjadi informasi yang menarik untuk didalami.
Perjalanan karir Marsha diĀ scene profesional

Seperti kita tahu, Marsha merupakan salah satu pemain veteran yang telah lama rehat dari dunia kompetitif MLBB.
Pemain satu ini sudah tampil di scene kompetitif MLBB sejak MPL ID S1 digelar.
Kala itu, dirinya berada satu tim dengan Lemon, Tuturu, InstincT, BarierJr, dan juga Banshee, dan dirinya berhasil membawa RRQ.O2 meraih posisi ketiga dalam turnamen tersebut.
Namun, pada gelaran MPL ID S2, Marsha memutuskan untuk cabut dan bergabung dengan EVOS Esports bersama beberapa pemain, seperti Emperor, JessNoLimit, IOS, dan Oura.
Sayangnya, pada musim MPL kala itu, dirinya gagal membawa pulang gelar juara, setelah ditaklukkan RRQ.O2 dengan skor 3-0.
Tidak berhenti sampai di situ, di beberapa turnamen MPL ID selanjutnya ia kerap berpindah-pindah tim.
Pada MPL ID S3 dirinya memperkuat Louvre Esports, kemudian berganti kembali ke Aerowolf Pro Team di MPL ID S4.
Setelah dirinya gagal membawa Aerowolf Pro Team untuk lolos keĀ playoff, dirinya pun memutuskan untuk rehat dan fokus menjadi konten kreator/streamer guna memperbesarĀ channel YouTube-nya.


















